Model

Pematangsiantar

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Tangani Kebakaran, Empat Rumah Warga Hangus Dilalap Api

×

Polres Pematangsiantar Respon Cepat Tangani Kebakaran, Empat Rumah Warga Hangus Dilalap Api

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM

Polres Pematangsiantar melalui personel piket Samapta bersama Polsek Siantar Timur bergerak cepat melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran rumah di Jalan Pdt. Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH, SIK, MH melalui Ps. Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi menyampaikan, setibanya di lokasi, petugas mendapati empat unit rumah warga telah terbakar.

“Keempat bangunan tersebut masing-masing milik DP berupa warung kelontong, JS yang ditempati BP sebagai rumah tinggal, satu unit bengkel milik JS, serta rumah tinggal milik LS,” jelas IPTU Agustina.

Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran pertama kali diketahui oleh VS, istri dari BP, sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, saksi terbangun untuk melaksanakan ibadah dan mendengar suara seperti benda terbakar.

Ketika dicek, saksi melihat api sudah berasal dari rumah tetangga dan merambat ke dinding kamar anaknya yang berbatasan langsung dengan bangunan bengkel berbahan triplek.

Melihat kondisi tersebut, saksi langsung berteriak membangunkan suaminya serta anak-anaknya untuk segera keluar rumah dan menyelamatkan diri, sekaligus mengamankan surat-surat berharga serta kendaraan.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, terdiri dari lima unit milik Pemerintah Kota Pematangsiantar dan dua unit milik STTC. Sekitar pukul 07.00 WIB, kobaran api berhasil dipadamkan.

Selanjutnya, personel piket Samapta bersama Polsek Siantar Timur dan Tim Inafis melakukan olah TKP untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Untuk sumber api atau penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp2,5 miliar,” pungkas IPTU Agustina.