Model

Model
PematangsiantarPeristiwa

Robin Januarto Manurung, S.H. Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya St. Samsir G. Sitinjak, AMd Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

×

Robin Januarto Manurung, S.H. Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya St. Samsir G. Sitinjak, AMd Korban Kecelakaan Beruntun di Sibolangit

Sebarkan artikel ini

AIRMAILNEW – Pematangsiantar, Minggu, 19 Juli 2026 – Ketua Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar, Robin Januarto Manurung, S.H., menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya St. Samsir G. Sitinjak, AMd (43), salah satu korban dalam peristiwa kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Jamin Ginting, Kilometer 44–45, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Peristiwa tragis yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, tepatnya di depan Restoran Garuda Green Hill, menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban, kerabat, serta masyarakat Sumatera Utara. Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan sejumlah kendaraan dan mengakibatkan korban jiwa maupun korban luka yang hingga kini masih dalam penanganan pihak berwenang.

Salah satu korban yang meninggal dunia adalah St. Samsir G. Sitinjak, AMd, yang dikenal sebagai sosok keluarga yang baik dan memiliki kehidupan pelayanan yang dekat dengan gereja. Kepergiannya menjadi pukulan berat bagi keluarga besar Sitinjak serta jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP).

Almarhum meninggalkan seorang istri tercinta, Pdt. Tinorva Hutabalian, M.Th, yang saat ini melayani sebagai Pendeta HKBP Pakpahan Sitinjak Resort Onan Runggu, Distrik VII Samosir. Selain itu, almarhum juga meninggalkan dua orang anak yang masih membutuhkan kasih sayang dan bimbingan orang tua, yakni Farel dan Jojo.

Menyikapi kabar duka tersebut, Robin Januarto Manurung menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan. Menurutnya, tidak ada kata-kata yang mampu menggantikan rasa kehilangan yang begitu besar akibat musibah tersebut.

“Saya, Robin Januarto Manurung, S.H., beserta keluarga menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya St. Samsir G. Sitinjak, AMd. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan tempat terbaik di sisi-Nya bagi almarhum serta memberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan, khususnya Ibu Pdt. Tinorva Hutabalian, M.Th., beserta kedua putra tercinta. Kiranya kasih Tuhan senantiasa menyertai keluarga dalam menghadapi masa-masa sulit ini.”

Robin juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan keluarga yang sedang berduka agar tetap diberikan kekuatan iman dalam menghadapi cobaan yang berat tersebut. Ia berharap dukungan doa dari berbagai pihak dapat menjadi penghiburan bagi keluarga besar yang ditinggalkan.

“Kita juga berdoa bagi seluruh korban yang masih menjalani perawatan agar diberikan kesembuhan serta kekuatan. Semoga para tenaga medis diberikan hikmat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh korban,” ujarnya.

Peristiwa kecelakaan beruntun di kawasan Sibolangit tersebut menjadi pengingat pentingnya keselamatan berlalu lintas, terutama di jalur yang dikenal memiliki kondisi jalan menurun, berkelok, dan padat kendaraan. Robin mengimbau seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan serta pendataan terkait penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. Pihak berwenang juga terus melakukan penanganan terhadap para korban serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap kronologi kejadian secara menyeluruh.

Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, rekan pelayanan gereja, hingga masyarakat luas yang turut merasakan duka atas kepergian St. Samsir G. Sitinjak, AMd. Doa bersama dipanjatkan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan penghiburan, sementara seluruh korban kecelakaan memperoleh pertolongan serta pemulihan.

Peristiwa ini menjadi duka bersama bagi masyarakat Sumatera Utara. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk menjalani hari-hari ke depan, dan semoga kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang melalui meningkatnya kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. (Ril)