PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM
Sebagai bentuk dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan (Ketapang) nasional, Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarimbun Polsek Siantar Marihat, Bripka Johannes C. Siregar, melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring terhadap petani jagung binaan di Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan saat petani binaan, Miduk Siahaan, sedang melakukan proses penggilingan hasil panen jagung di area perladangan Jalan Raya menuju Sidamanik, Kelurahan Simarimbun Dolok.
Kapolsek Siantar Marihat, AKP David Eka Putra, SH, menjelaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan, khususnya komoditas jagung.
Berdasarkan hasil pemantauan, lahan jagung milik petani binaan tersebut memiliki luas sekitar delapan rante. Dari hasil panen yang diperoleh, terkumpul sekitar 45 goni jagung sebelum proses penggilingan. Setelah digiling, hasil panen diperkirakan mencapai sekitar 1.500 kilogram atau 1,5 ton jagung.
Meski demikian, hasil panen kali ini mengalami penurunan dibanding musim sebelumnya. Kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh musim kemarau yang terjadi pada Februari hingga Maret 2026, sehingga berdampak pada produktivitas tanaman jagung.
Dalam kesempatan itu, Bripka Johannes C. Siregar memberikan motivasi dan pendampingan kepada petani serta menyarankan agar hasil panen jagung dapat dipasarkan melalui Bulog Kota Pematangsiantar guna mendukung penyerapan hasil produksi petani lokal.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa Polri, khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Marihat, siap menerima berbagai keluhan serta memberikan pendampingan kepada para petani sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan serta dukungan kepada petani dalam meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP David.
Kapolsek menambahkan, kegiatan monitoring tersebut bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, mendukung suksesnya program ketahanan pangan nasional, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta meningkatkan kehadiran Polri di tengah aktivitas masyarakat.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mampu mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Pematangsiantar.









