PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM
Iklim kebersamaan mewarnai rapat paripurna DPRD Pematangsiantar saat tujuh fraksi menyatakan sikap serempak untuk melanjutkan pembahasan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang dinilai strategis.
Kedua Ranperda tersebut mencakup insentif bagi tenaga pendidik pada pendidikan nonformal bidang keagamaan, serta perlindungan bagi tenaga kerja lokal—dua sektor yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Rapat yang berlangsung di Ruang Harungguan itu dipimpin Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga, didampingi Wakil Ketua Daud Simanjuntak dan Frengki Boy Saragih. Turut hadir Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, Sekretaris Daerah Junaedi Antonius Sitanggang, serta puluhan anggota dewan lainnya.
Melalui pandangan umum yang disampaikan juru bicara masing-masing fraksi, tidak satu pun suara penolakan mengemuka. Sebaliknya, seluruh fraksi menyatakan dukungan agar pembahasan kedua Ranperda segera bergulir ke tahap berikutnya hingga ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Nama-nama seperti Hendra Pardede (Golkar Indonesia), Cindira (PDI Perjuangan), Patar Panjaitan (Gerindra), Metro B. Hutagaol (Demokrat), Darson Rajagukguk (NasDem), Ramses Manurung (PAN), hingga Sabariah Harahap (Nurani Keadilan) menjadi representasi suara kolektif tersebut.

Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga menegaskan soliditas itu sebagai sinyal kuat komitmen legislatif dalam mendorong kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
“Seluruh fraksi sepakat. Ini menjadi energi positif agar pembahasan berjalan cepat dan tuntas,” ujarnya.
Agenda pembahasan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Selasa (31/03/2024), yang akan menjadi tahap krusial dalam proses menuju pengesahan kedua Ranperda tersebut.









