Model

Pematangsiantar

Video Viral Dugaan Polisi Minta Uang Dibantah, Sat Lantas Polres Pematangsiantar Beri Klarifikasi

×

Video Viral Dugaan Polisi Minta Uang Dibantah, Sat Lantas Polres Pematangsiantar Beri Klarifikasi

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – Airmailnew.com 

Polres Pematangsiantar melalui Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) memberikan klarifikasi terkait video yang viral di media sosial TikTok yang diunggah oleh akun Joniar Pekan News. Video tersebut menarasikan adanya dugaan personel Sat Lantas meminta uang kepada seorang pengendara sepeda motor pada Rabu (4/3/2026) sore.

Menanggapi beredarnya video tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pematangsiantar, AKP Friska Susana SH, secara tegas membantah tudingan yang beredar di media sosial tersebut.

Dalam siaran pers yang disampaikan pada Kamis (5/3/2026), AKP Friska menegaskan bahwa tidak ada personel Sat Lantas Polres Pematangsiantar yang meminta ataupun menerima uang dari pengendara sepeda motor sebagaimana yang dituduhkan dalam video viral tersebut.

“Tidak ada personel Sat Lantas Polres Pematangsiantar yang meminta maupun menerima uang dari pengendara sepeda motor,” tegas AKP Friska.

Sebagai bentuk transparansi dan untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat, Kasat Lantas langsung mengambil langkah cepat dengan mempertemukan Kanit Turjawali IPDA Horas Gabe Tambunan SH bersama personel Sat Lantas dengan pengendara sepeda motor berinisial DA.

Pertemuan tersebut berlangsung di rumah orang tua DA di Jalan Asahan Km 20, Bukit Maraja, Nagori Pematang Sahkuda, Kabupaten Simalungun, pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam pertemuan itu, DA secara langsung menyampaikan bahwa isi video yang beredar di media sosial tersebut tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

DA menegaskan bahwa dirinya tidak pernah diminta uang oleh personel Sat Lantas, bahkan juga tidak pernah memberikan uang sebagaimana yang dinarasikan dalam video tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa salah satu personel yang bertugas bahkan mengenal dekat keluarganya.

“Pengendara berinisial DA menyampaikan bahwa video yang beredar tersebut tidak benar. Tidak ada permintaan uang dan juga tidak ada pemberian uang kepada personel Sat Lantas,” jelas AKP Friska.

Untuk memperkuat klarifikasi tersebut, DA juga membuat surat pernyataan tertulis yang menegaskan bahwa tidak pernah terjadi permintaan ataupun pemberian uang kepada personel Sat Lantas Polres Pematangsiantar.

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak Sat Lantas menegaskan bahwa informasi yang beredar dalam video tersebut tidak benar dan tergolong hoaks.

“Kami sudah menemui langsung pengendara berinisial DA. Ia menyatakan bahwa video yang beredar tidak benar. Bahkan yang bersangkutan juga membuat surat pernyataan bahwa tidak ada permintaan maupun pemberian uang kepada personel Sat Lantas. Jadi video yang beredar tersebut tidak benar atau hoaks,” pungkas AKP Friska.

Polres Pematangsiantar juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial, serta mengedepankan klarifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.