Model

PematangsiantarPeristiwa

Kapolsek Siantar Marihat Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Warung Playstation, Kerugian Ditaksir Rp13 Juta

×

Kapolsek Siantar Marihat Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran Warung Playstation, Kerugian Ditaksir Rp13 Juta

Sebarkan artikel ini

PEMATANG SIANTAR – AIRMAILNEW.COM

Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra SH turun langsung memimpin pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran sebuah warung Playstation di Jalan Melanthon Siregar, Kelurahan Pematang Marihat, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (9/5/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Kebakaran tersebut menghanguskan satu unit warung Playstation milik Indra Suari (64) yang diketahui sudah tidak lagi beroperasi dan digunakan sebagai gudang penyimpanan barang-barang bekas.

Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra mengatakan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh cucu korban, Enbun Pratika Simanjuntak (14).

“Saksi melihat asap keluar dari bangunan warung Playstation yang saat ini dijadikan tempat penyimpanan barang-barang yang tidak terpakai,” ujar AKP David Eka Putra.

Mengetahui kejadian itu, pihak keluarga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, sebanyak tiga unit mobil Damkar milik Pemko Pematangsiantar dan satu unit Damkar milik PT STTC tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar pukul 16.30 WIB sehingga api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Usai kebakaran berhasil dipadamkan, personel Polsek Siantar Marihat bersama personel piket Patroli Samapta dan Tim Inafis Polres Pematangsiantar langsung melakukan olah TKP.

Dari hasil pengecekan, sejumlah barang ditemukan dalam kondisi terbakar, di antaranya tiga unit televisi 21 inci, dua unit Playstation, satu kipas angin, satu tempat tidur, 20 sapu lidi, dan satu keranjang angin.

AKP David Eka Putra menyebutkan, dugaan sementara sumber api berasal dari arus pendek listrik atau colokan listrik di dalam bangunan tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp13 juta,” pungkasnya.