PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukaraja, Polsek Siantar Marihat, Polres Pematangsiantar, BRIPKA Yonedi melakukan monitoring terhadap rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak bencana alam hujan deras disertai angin kencang atau puting beliung di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra, SH menjelaskan, peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Bhabinkamtibmas, sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang. Di antaranya Gereja HKBP Baris yang berada di Jalan Bahkora II Bawah mengalami kerusakan pada bagian atap seng.
Selain itu, rumah milik Gandi M. Sianturi di Jalan Bahkora II Bawah juga mengalami kerusakan pada atap seng. Kerusakan serupa dialami rumah milik Tonggo Sirait, di mana sebagian atap seng terangkat akibat terpaan angin.
Rumah milik Sahat br. Siahaan di Jalan Bahkora II turut mengalami kerusakan pada bagian atap seng. Sementara itu, Gereja HKI Pardomuan di Jalan Bahkora II Bawah mengalami kerusakan atap seng dan pohon yang berada di area parkir gereja tumbang.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa bencana alam tersebut. Namun, sejumlah bangunan mengalami kerusakan yang mengakibatkan kerugian material,” ujar AKP David Eka Putra.
Kapolsek menambahkan, kegiatan monitoring yang dilakukan Bhabinkamtibmas bertujuan untuk mendata dampak bencana secara langsung sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan pascabencana.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan kehadiran dan pelayanan kepada warga yang membutuhkan bantuan.
“Polri hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman, membantu proses penanganan bencana, serta memastikan kondisi warga terdampak tetap terpantau dengan baik,” pungkasnya. (rel)









