PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM
Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Fraksi Partai NasDem, Tongam Pangaribuan, SE., M.Si, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di Jalan Jati, Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (27/06/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Kahean Br. Sagala, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan di lingkungan mereka.
Acara dibuka oleh pembawa acara Fernando Sitorus yang menjelaskan bahwa reses merupakan agenda resmi DPRD sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, sambutan dari pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat, kemudian dilanjutkan penyampaian maksud serta tujuan reses sebelum memasuki sesi dialog dengan warga.
Dalam sambutannya, Tongam Pangaribuan menegaskan bahwa reses menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang nantinya akan diperjuangkan melalui DPRD agar dapat masuk dalam perencanaan pembangunan dan pembahasan Rancangan APBD Tahun 2027.
“Reses ini bukan hanya agenda rutin, tetapi menjadi kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung keluhan, kebutuhan, dan harapan masyarakat. Semua aspirasi akan kami perjuangkan sesuai kewenangan yang ada,” ujar Tongam.
Ia menjelaskan, sejak dilantik sebagai anggota DPRD Kota Pematangsiantar pada 1 September 2024, dirinya dipercaya bertugas di Komisi III yang membidangi pekerjaan umum dan penataan ruang, permukiman, pengelolaan sampah, perhubungan, penanggulangan bencana, hingga perencanaan pembangunan daerah.
Karena itu, berbagai usulan terkait pembangunan jalan, drainase, penerangan jalan umum, pengelolaan sampah, dan fasilitas publik lainnya menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan reses tersebut.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi, mulai dari kondisi Jalan Damar dan Jalan Cemara yang belum selesai diperbaiki, lampu penerangan jalan yang padam di beberapa titik, persoalan sampah, hingga keluhan terkait pencurian meteran air.
Menanggapi keluhan lampu jalan, Tongam meminta masyarakat mendokumentasikan titik lampu yang padam pada malam hari agar memudahkan proses tindak lanjut kepada dinas terkait.
“Kalau ada lampu jalan yang mati, tolong difoto pada malam hari dan kirimkan kepada saya beserta alamat lengkapnya. Begitu saya terima, akan langsung saya sampaikan kepada dinas terkait agar segera ditindaklanjuti,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa persoalan sampah tidak hanya membutuhkan fasilitas, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
“Kita boleh mengusulkan penambahan bak sampah, tetapi masyarakat juga harus disiplin membuang sampah pada tempatnya. Kalau kesadaran itu tumbuh, lingkungan kita akan menjadi lebih bersih dan sehat,” tegasnya.
Selain itu, Tongam memastikan berbagai laporan warga, termasuk mengenai pencurian meteran air, akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan instansi terkait.
Di akhir kegiatan, Tongam menyampaikan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, tidak hanya melalui tugas sebagai anggota DPRD, tetapi juga dalam kegiatan sosial di lingkungan warga.
“Kalau masyarakat mengadakan gotong royong, silakan undang saya. Saya siap hadir, membantu, bahkan menyiapkan konsumsi dengan kemampuan pribadi. Kebersamaan seperti ini harus terus kita bangun demi kemajuan lingkungan kita,” ungkapnya.
Reses yang berlangsung penuh keakraban tersebut menjadi ruang dialog yang produktif antara masyarakat dan wakil rakyat. Warga berharap berbagai aspirasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti sehingga menjadi program pembangunan yang nyata dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara.










