Model

Pematangsiantar

Warga Jadi Garda Depan! Kapolres Pematangsiantar Beri Penghargaan Anti Narkoba

×

Warga Jadi Garda Depan! Kapolres Pematangsiantar Beri Penghargaan Anti Narkoba

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR — AIRMAILNEW.COM

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, SH, SIK, MH memberikan penghargaan kepada sejumlah warga yang dinilai berperan aktif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Apel Jam Pimpinan yang dipimpin langsung Kapolres di Lapangan Mako Polres Pematangsiantar, Selasa (28/4/2026) pagi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, brigadir, serta ASN di lingkungan Polres Pematangsiantar.

Adapun warga yang menerima penghargaan masing-masing berinisial MN, MM, MF, dan ID.

Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi atas kontribusi masyarakat yang telah membantu tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan informasi terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

“Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam melindungi serta mengapresiasi masyarakat yang telah berperan aktif membantu tugas kepolisian,” ujar AKBP Sah Udur.

Ia menegaskan, partisipasi masyarakat sangat krusial dalam upaya pemberantasan narkotika, mengingat persoalan tersebut tidak dapat ditangani oleh aparat penegak hukum semata.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah dampak buruk narkoba yang dapat merusak fisik, mental, serta masa depan generasi muda.

“Kolaborasi antara masyarakat, tokoh masyarakat, dan aparat penegak hukum sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan tugas secara profesional, penuh tanggung jawab, serta menjaga integritas dan disiplin.

Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kapolres menekankan agar seluruh jajaran tetap siaga dan tidak memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas keamanan.

“Seluruh anggota diharapkan meningkatkan kepekaan, bertindak cepat dan tepat, serta tidak melakukan pelanggaran dalam pelaksanaan tugas,” pungkasnya.