SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM
Pemerintah Kabupaten Simalungun menyambut kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benyamin Paulus Octavianus, dalam rangka meninjau pelaksanaan Skrining Tuberkulosis (TB) Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Provinsi Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026).
Penyambutan dipimpin langsung Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga bersama unsur Forkopimda. Sebelumnya, Wamenkes beserta rombongan juga disambut secara adat Simalungun di Hotel Niagara Parapat.
Dalam arahannya, Wamenkes menegaskan bahwa percepatan eliminasi Tuberkulosis merupakan salah satu prioritas nasional dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah mendeteksi dini anggota keluarga atau kontak erat penderita TB agar dapat segera diberikan terapi pencegahan maupun pengobatan.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat, Kabupaten Simalungun telah menerima satu unit X-Ray Portable dan akan mendapat tambahan tiga unit lagi. Peralatan tersebut diharapkan mempermudah pelaksanaan skrining hingga ke daerah terpencil.
Menanggapi hal itu, Bupati Anton Achmad Saragih menegaskan komitmen Pemkab Simalungun dalam mendukung percepatan eliminasi TB melalui pelaksanaan skrining terintegrasi Cek Kesehatan Gratis.
Menurut Bupati, luasnya wilayah Kabupaten Simalungun yang meliputi 32 kecamatan, 386 nagori, 27 kelurahan, serta 46 puskesmas menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk memperkuat penemuan kasus TB secara aktif hingga ke pelosok desa.
Pemkab Simalungun juga telah menetapkan 228 lokus pelaksanaan Skrining TB CKG guna memperluas jangkauan pelayanan kesehatan. Bupati berharap dukungan pemerintah pusat, khususnya penambahan fasilitas Mobile X-Ray, terus ditingkatkan agar pelayanan kesehatan semakin optimal.
“Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh masyarakat, kami optimistis target eliminasi Tuberkulosis dapat tercapai sehingga terwujud masyarakat Kabupaten Simalungun yang sehat, sejahtera, dan bebas TB,” ujar Bupati Anton.










