Model

PematangsiantarPolitik

Tangis Warga Warnai Reses DPRD di Siantar Timur, Data Bansos Dinilai Masih Tak Tepat Sasaran

×

Tangis Warga Warnai Reses DPRD di Siantar Timur, Data Bansos Dinilai Masih Tak Tepat Sasaran

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM

Aspirasi warga terkait bantuan sosial hingga fasilitas lingkungan mencuat dalam kegiatan reses masa sidang II yang digelar Anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Robin Januarto Manurung, di daerah pemilihan (Dapil) Siantar III.

Kegiatan serap aspirasi itu berlangsung di Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur, Senin (9/3/2026) sore, dan dihadiri Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua, Lurah Pahlawan Ferry Jhonson Naibaho, staf DPRD serta masyarakat setempat.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, sejumlah warga menyoroti persoalan pendataan penerima bantuan sosial yang dinilai masih sering tidak tepat sasaran.

Salah seorang warga, Linda boru Samosir, bahkan sempat meneteskan air mata saat menyampaikan keluhannya. Ia berharap pemerintah lebih teliti dalam melakukan pendataan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Kami berharap bantuan yang diberikan pemerintah tepat sasaran. Jangan sampai ada kesalahan data atau penerima yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujar Linda, yang kemudian diamini Risna boru Sinaga (65).

Risna juga menceritakan pengalaman yang sempat membuat peserta reses tersenyum. Ia mengaku pernah tercatat sebagai pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) dalam data Dinas Sosial, padahal sehari-hari bekerja sebagai tukang kusuk.

Selain masalah bantuan sosial, warga lain bernama Usman mengusulkan penambahan lampu penerangan jalan di lingkungan mereka. Ia juga meminta pemerintah membangun bronjong di sekitar kawasan tersebut guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Robin Januarto Manurung yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Kota Pematangsiantar menegaskan seluruh masukan warga akan ditampung dan diteruskan kepada instansi terkait.

Ia juga mengingatkan pentingnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui program BPJS Kesehatan.

“BPJS Kesehatan adalah hak masyarakat. Jika ada warga yang belum mendapatkan layanan tersebut, silakan sampaikan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” kata Robin.

Ia juga memastikan usulan terkait penambahan lampu penerangan jalan dan pembangunan bronjong akan disampaikan kepada dinas terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua menjelaskan bahwa mekanisme pendataan penerima bantuan sosial kini dilakukan lebih ketat dibanding sebelumnya.

Menurutnya, petugas di lapangan wajib melengkapi data warga dengan dokumen pendukung, seperti fotokopi kartu keluarga, sebelum diajukan ke Dinas Sosial.

“Pendataan tidak bisa lagi sembarangan. Semua harus memenuhi persyaratan agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” ujar Masa Rahmat Zebua.