PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM
Pergantian Kasat Lantas Polres Pematangsiantar membawa cerita menarik. AKP Simon Elika Simatupang, S.H., M.H., kini kembali ke tempat yang pernah menjadi awal pengabdiannya sebagai Bintara, namun dengan amanah baru sebagai Kasat Lantas.
Simon resmi menerima jabatan tersebut dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., Selasa (11/8/2026).
Kepada Airmailnew saat dikonfirmasi, Simon mengaku bersyukur sekaligus terharu bisa kembali ke Polres Pematangsiantar.
“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur dan terharu. Dulu saya bertugas di Polres Pematangsiantar sebagai Bintara, sekarang Allah kasih amanah kembali, tapi dalam jabatan sebagai Kasat Lantas,” ujar Simon.
Ia menyebut kepulangannya sebagai “pulang kampung untuk mengabdi.” Baginya, jabatan tersebut bukan sekadar posisi, melainkan amanah masyarakat yang harus dijaga.
“Bangga karena bisa pulang ke rumah sendiri. Haru karena banyak kenangan dan senior-senior yang dulu membina saya. Dan tanggung jawab, karena ini bukan sekadar jabatan, tapi amanah masyarakat Kota Pematangsiantar yang harus saya jaga,” katanya.
Pengalaman Bintara Jadi Bekal
Pengalaman saat menjadi Bintara di Polres Pematangsiantar menjadi bekal penting bagi Simon. Ia pernah langsung mengatur lalu lintas, menangani kecelakaan dan merasakan dinamika tugas di lapangan.
“Sangat menjadi bekal. Justru karena saya pernah jadi Bintara di sini, saya tahu betul denyut nadi di lapangan seperti apa,” ungkapnya.
“Pengalaman dulu ngatur lalin di simpang 4, olah TKP laka, itu semua jadi guru saya,” sambung Simon.
Karena itu, ia berkomitmen tidak menjaga jarak dengan anggota dan akan turun langsung ke lapangan.
“Saya tidak mau jauh dari anggota. Saya mau turun langsung, merasakan dan memimpin dari depan. Karena pemimpin yang baik itu harus pernah merasakan susahnya anak buah,” tegasnya.
Tiga Fokus Satlantas
Sebagai Kasat Lantas, Simon menyiapkan tiga fokus utama, yakni Pelayanan Nyaman, Satlantas Hadir dan Humanis, serta Kamseltibcarlantas Berbasis Data.
Program “Polisi Lalu Lintas Sahabat Jalan” akan menjadi bagian dari pendekatan humanis. Sementara titik rawan kecelakaan dan kemacetan akan dipetakan untuk ditangani melalui edukasi, rekayasa lalu lintas dan penegakan hukum terukur.
“Update info lalin juga harus real time lewat medsos,” jelasnya.
Targetnya, Satlantas Polres Pematangsiantar semakin dekat dengan masyarakat.
“Intinya, saya mau Satlantas Polres Pematangsiantar jadi rumah kedua masyarakat ketika ada masalah di jalan,” ujarnya.
Lima Jabatan Strategis Berganti
Selain Kasat Lantas, empat jabatan lainnya turut berganti, yakni Kabag Ops, Kasat Samapta, Kapolsek Siantar Martoba dan Kapolsek Siantar Timur.
Kabag Ops kini dijabat AKP Salija, S.H., menggantikan Kompol Ilham Harahap. Kasat Samapta dijabat AKP Abdi Tansar, S.H., M.H., menggantikan AKP Mariduk Tambunan.
Kapolsek Siantar Martoba dijabat IPTU Edi Jhon Jintar Manalu, S.H., menggantikan AKP Martua Manik. Sedangkan Kapolsek Siantar Timur dipercayakan kepada IPTU Franky Mida Chandra Ritonga, S.H., M.H.
Kapolres Pematangsiantar meminta seluruh pejabat baru segera beradaptasi, menjaga integritas dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Jaga nama baik institusi, tingkatkan pelayanan kepada masyarakat serta terus ciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas AKBP Sah Udur.
Bagi Simon, amanah baru ini menjadi babak penting dalam perjalanan kariernya: dari Bintara yang dahulu bertugas di jalanan Pematangsiantar, kini kembali untuk memimpin Satlantas dan mengabdi kepada masyarakat di tempat ia memulai langkahnya.










