Pematangsiantar – Airmailnew
Seorang pria berinisial B alias Bima (30) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos yang berada di Jalan Sipirok, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, Rabu (10/6/2026) siang.
Korban diketahui memiliki ciri-ciri khusus berupa tato yang menutupi kedua pergelangan tangannya. Ciri tersebut turut menjadi salah satu identitas yang dikenali saat proses evakuasi dan pemeriksaan di lokasi kejadian.
Korban pertama kali ditemukan setelah seorang wanita datang ke lokasi untuk mencarinya. Namun, upaya memanggil dan mengetuk pintu kamar tidak mendapat respons dari penghuni kamar tersebut.
Karena merasa curiga, pengelola kos bersama sejumlah warga kemudian membuka paksa pintu kamar. Saat pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Awalnya ada seorang wanita datang mencari penghuni kamar itu. Karena dipanggil-panggil dan pintunya digedor tidak ada jawaban, akhirnya kami memutuskan membuka paksa pintu kamar,” ujar Jafar, penjaga Kos Omah Sare.
Menurut Jafar, korban diketahui menyewa kamar secara harian dan telah menginap selama empat hari. Hari penemuan tersebut bertepatan dengan hari terakhir masa sewa kamar yang ditempatinya.
Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diketahui meninggalkan pesan melalui telepon selulernya yang berisi permohonan maaf kepada keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekatnya. Ponsel tersebut telah diamankan petugas sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel kepolisian bersama tim terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja Kaya Haloho mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
“Untuk sementara diduga gantung diri. Namun untuk memastikan penyebab kematian, kita masih menunggu hasil visum dari pihak medis atau rumah sakit,” ujarnya.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. (Ril)









