Model

PematangsiantarPeristiwa

Polsek Siantar Utara Cek TKP Temuan Mayat di Kios Kosong Eks Terminal Sukadame Parluasan

×

Polsek Siantar Utara Cek TKP Temuan Mayat di Kios Kosong Eks Terminal Sukadame Parluasan

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR — AIRMAILNEW.COM

Personel piket Polsek Siantar Utara, Polres Pematangsiantar, merespons cepat laporan warga terkait temuan sesosok mayat di sebuah kios kosong di kawasan eks Terminal Sukadame, Jalan Persatuan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Sabtu (18/4/2026) malam sekira pukul 23.30 WIB.

Kapolsek Siantar Utara, AKP Jahrona Sinaga, SH, menjelaskan bahwa korban berjenis kelamin perempuan berinisial TSS (38), yang diketahui merupakan warga Limindo Trade Centre, RT 001/018, Batam, Kepulauan Riau.

Peristiwa tersebut bermula saat saksi MM (44) bersama warga sekitar merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar dari kios yang selama ini ditempatinya. Kecurigaan itu mendorong saksi bersama warga mendobrak pintu kios. Saat pintu terbuka, korban ditemukan dalam posisi terlentang dan diduga telah meninggal dunia.

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Siantar Utara. Mendapat laporan itu, personel piket langsung turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi mencurigakan lainnya di lokasi.

Selanjutnya, pihak kepolisian menghubungi RN selaku kerabat korban yang berada di Kota Pematangsiantar. Tidak lama kemudian, RN bersama EMS, saudara kandung korban, tiba di lokasi dan turut mendampingi proses evakuasi jenazah ke ruang jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar.

Pihak keluarga, melalui EMS (41), menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan bermaterai. Keluarga meyakini korban meninggal dunia akibat penyakit yang telah lama dideritanya, yakni stroke dan asma.

“Perwakilan keluarga korban sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi karena korban meninggal akibat sakit asma dan stroke yang dideritanya,” pungkas AKP Jahrona Sinaga.