PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM
Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQ) ke-37 tingkat Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, Sabtu (18/4/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai taaruf yang berlangsung semarak dan menyedot perhatian masyarakat. Pawai tersebut secara resmi dilepas oleh Camat Siantar Marihat Pedi Arianto Sitopu, didampingi Kapolsek Siantar Marihat AKP David Eka Putra, Danramil Kapten Inf Sugiharto, serta Ketua LPTQ Kecamatan Siantar Marihat bersama unsur Forkopimcam lainnya.
Sebanyak 188 peserta dari berbagai kelurahan se-Kecamatan Siantar Marihat turut ambil bagian dalam MTQ tahun ini. Mereka akan bersaing dalam lima cabang lomba, yakni Mujawwad, Tahfiz, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, dan Khottil Qur’an.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pematangsiantar yang diwakili Asisten III Dedi Tunasto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana membangun karakter generasi Qur’ani.
“MTQ ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membentuk generasi yang berakhlak mulia, menuju Pematangsiantar yang cerdas, sehat, kreatif, dan selaras,” ujarnya.
Ketua panitia Sujud Frihadi dalam laporannya menyebutkan, pelaksanaan MTQ ke-37 ini bertujuan meningkatkan syiar Islam, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan minat generasi muda dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.
Selain itu, MTQ ini juga menjadi ajang seleksi bagi peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Siantar Marihat ke tingkat Kota Pematangsiantar.
Mengusung tema “MTQ Membangun Generasi Qur’ani Menuju Kota Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif dan Selaras,” kegiatan ini berlangsung selama satu hari penuh di halaman Kantor Camat Siantar Marihat.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan drumband MTsN Kota Pematangsiantar yang turut mengiringi jalannya pawai taaruf.
Ketua panitia Sujud menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, unsur Forkopimcam, tokoh agama hingga masyarakat yang telah mendukung suksesnya kegiatan tersebut.
“Kami berharap MTQ ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, sekaligus melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an,” ungkap ketua panitia Sujud.
Di akhir kegiatan, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama pelaksanaan acara.









