Model

PeristiwaPematangsiantar

Diduga Lupa Mematikan Api, Kandang Ayam di Jalan Pendidikan Terbakar

×

Diduga Lupa Mematikan Api, Kandang Ayam di Jalan Pendidikan Terbakar

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM

Personel piket Polsek Siantar Utara, Polres Pematangsiantar merespon cepat laporan masyarakat terkait peristiwa kebakaran kandang ayam di Jalan Pendidikan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kapolsek Siantar Utara, AKP Jahrona Sinaga SH, mengatakan kandang ayam yang terbakar tersebut diketahui milik Martha boru Samosir (76), seorang pedagang yang tinggal di Jalan Pendidikan No.25, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa itu bermula pada pagi hari sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, saksi Rianto Brostito sedang memasak makanan untuk ternak ayam di dapur yang berada di area kandang menggunakan kayu bakar.

Namun sekitar pukul 11.00 WIB, Rianto Brostito pergi ke Pasar Dwikora untuk mengambil uang hasil penjualan ayam. Saat meninggalkan rumah, saksi diduga lupa mematikan api yang masih menyala di dapur.

Sekitar pukul 11.30 WIB, Rianto Brostito kemudian mendapat kabar dari adiknya, Julinegoro, bahwa dapur tempat memasak makanan ayam tersebut telah terbakar.

Tidak lama berselang, tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama personel piket Polsek Siantar Utara tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Sekitar pukul 12.00 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar yang dibantu warga sekitar. Selanjutnya personel Polsek Siantar Utara bersama Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pematangsiantar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Diduga sumber api berasal dari kayu bakar yang digunakan untuk memasak makanan ternak dan lupa dimatikan sebelum meninggalkan rumah,” ujar AKP Jahrona.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 ribu.