Jakarta — Airmailnew.com
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menghadiri Deklarasi dan Pengukuhan Dewan Pengurus Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (PERPUKADESI) periode 2026–2031 yang digelar di Auditorium Gedung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Sarasehan Nasional bertema “Penguatan Tata Kelola dan Kepemimpinan Daerah untuk Indonesia yang Berkelanjutan.”
Rangkaian acara diawali dengan penampilan seni budaya Tari Serimpi Sekar Manunggal, dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan kepengurusan. Dalam kesempatan itu, Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Bibit Waluyo resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum PERPUKADESI.
Acara ini turut dihadiri dan dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, bersama sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dalam arahannya, Mendagri menegaskan pentingnya peran para purnabakti kepala daerah sebagai “memori institusional” bangsa yang memiliki pengalaman dan kontribusi strategis dalam pembangunan.
“Pengalaman dan pemikiran para purnabakti kepala daerah merupakan aset berharga dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, menyampaikan bahwa forum PERPUKADESI menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta praktik terbaik antar kepala daerah dan purnabakti kepala daerah.
“Forum ini sangat penting untuk mendorong inovasi kebijakan. Pengalaman para tokoh purnabakti dapat menjadi referensi dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Simalungun turut didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Ueky Damanik dan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Riando P. Purba.
Selain pengukuhan kepengurusan, kegiatan ini juga menyoroti peluncuran program strategis nasional, salah satunya program pengiriman Pekerja Migran Indonesia ke Jepang. Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk generasi muda dari Kabupaten Simalungun.
Bupati berharap, melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program tersebut dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat sektor ketenagakerjaan dan pendidikan.










