Model

Model
PematangsiantarMancanegaraNasionalNewsPariwisataPendidikanReligiRubrik

Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun, Bahas Kamtibmas dan Kearifan Lokal

×

Kapolres Pematangsiantar Silaturahmi dengan Tokoh Adat Simalungun, Bahas Kamtibmas dan Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR, AIRMAILNEW.COM

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh adat dan organisasi masyarakat Simalungun di Kota Pematangsiantar.

 

Pertemuan yang berlangsung Senin (30/8/2026) di Siantar Hotel tersebut digelar dalam suasana kekeluargaan dengan mengedepankan tata cara adat dan budaya Simalungun.

 

Kegiatan dipandu Sekretaris Eksekutif Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS), Rohdian Purba, M.Si. Prosesi diawali dengan penyampaian demban dob das, demban tangan-tangan dan demban hombar-hombar sebagai bagian dari rangkaian adat Simalungun.

 

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan bahwa Polres Pematangsiantar akan terus berkoordinasi dengan para tokoh adat dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan adat dan budaya Simalungun.

 

Menurutnya, kearifan lokal merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan kepolisian di tengah masyarakat.

 

Kapolres juga meminta dukungan para tokoh Simalungun dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sehingga Kota Pematangsiantar tetap aman dan kondusif.

 

Pada kesempatan tersebut, Kapolres turut menyampaikan permohonan maaf terkait pelaksanaan zoom meeting yang sebelumnya digelar di Polres Simalungun dan tidak menggunakan gotong maupun bulang Simalungun.

 

Ia menegaskan tidak ada niat untuk mengabaikan adat dan budaya Simalungun. Bahkan, sejumlah kegiatan di lingkungan Polres Pematangsiantar tetap mengedepankan budaya lokal, salah satunya melalui tor-tor sombah.

 

Sementara itu, Dr. Pandapotan Damanik, SH, MH, dari keluarga Damanik selaku Sipukkah Huta di Kota Pematangsiantar, meminta agar setiap kegiatan Polres yang berkaitan dengan adat dan budaya tetap mengedepankan kearifan lokal.

 

Senada, Ketua Umum DPP Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS), Dr. Sarmedi Purba, SpOG, mengapresiasi kehadiran Kapolres yang dinilainya menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat Simalungun.

 

Sarmedi juga mengusulkan adanya Prosedur Tetap (Protap) sebagai pedoman dalam pelaksanaan acara-acara formal di Kota Pematangsiantar yang berkaitan dengan penggunaan pakaian dan tata adat, dengan tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan.

 

Selain itu, organisasi masyarakat Simalungun yang hadir sepakat untuk mendorong DPRD Kota Pematangsiantar memperbarui Peraturan Daerah (Perda) tentang kearifan lokal yang dinilai perlu disesuaikan dengan perkembangan Kota Pematangsiantar saat ini.

 

Menurut Sarmedi, semangat tersebut sejalan dengan motto Kota Pematangsiantar, Sapangambei Manoktok Hitei, serta falsafah Simalungun, Habonaron Do Bona.

 

Pertemuan ditutup dengan penyampaian demban, doa yang dibawakan Ketua IKEIS Pematangsiantar Drs. Lisman Saragih, MM, serta salam-salaman dan foto bersama.

 

Silaturahmi tersebut dihadiri sejumlah organisasi dan tokoh masyarakat Simalungun, di antaranya PACS, DPC Partuha Maujana Simalungun (PMS) Pematangsiantar, Ihutan Bolon Damanik, IKEIS, HIMAPSI Kota Pematangsiantar, Ikatan Cendekiawan Simalungun, Tumpuan Sinaga, Tumpuan Purba Tambak, Tumpuan Garingging, UPAS, Aliansi Masyarakat Simalungun, HPSI serta sejumlah masyarakat Simalungun.