SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus mempercepat penanganan pascabanjir sekaligus menyiapkan langkah pencegahan agar banjir tidak kembali melanda kawasan Pasar Bawah, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni normalisasi Sungai Pondok Pelita di Nagori Dolok Merangir I dengan mengeruk sedimentasi yang menumpuk di sepanjang aliran sungai untuk memperlancar debit air, Kamis (13/8/2026).
Pemkab Simalungun juga berupaya mengaktifkan kembali Pintu Air Bahbolon di Nagori Dolok Ilir I yang telah sekitar enam tahun tidak berfungsi. Alat berat dikerahkan untuk mengatasi kendala teknis dan membuka kembali akses pintu air tersebut.
Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, mengatakan pengerukan dilakukan untuk memperlancar aliran sungai sekaligus mendukung pemulihan aktivitas masyarakat.
“Penanganan ini tidak hanya bertujuan memulihkan lingkungan, tetapi juga memastikan aktivitas sosial, keagamaan, pendidikan hingga perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan normal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, menegaskan Pemkab serius menangani akar persoalan banjir. Menurutnya, setelah Pintu Air Bahbolon kembali berfungsi, pengerukan endapan yang cukup tebal akan dilanjutkan guna mengendalikan aliran air.
“Dengan demikian, aliran air di kawasan ini diharapkan lebih terkendali dan risiko genangan dapat berkurang,” kata Budiman.
Ia menambahkan, penanganan banjir membutuhkan sinergi lintas sektor dan dukungan masyarakat. Pemkab Simalungun, kata dia, akan terus memantau dan menindaklanjuti upaya pengendalian banjir secara berkelanjutan.
Normalisasi Sungai Pondok Pelita dan pengaktifan kembali Pintu Air Bahbolon menjadi bagian dari komitmen Pemkab Simalungun untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di Serbelawan dan sekitarnya, sekaligus memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas.










