Model

Model
PematangsiantarNewsPeristiwaRubrik

Longsor Terjang Permukiman di Siantar Martoba, Dua Rumah Kontrakan Roboh, Delapan Warga Jadi Korban

×

Longsor Terjang Permukiman di Siantar Martoba, Dua Rumah Kontrakan Roboh, Delapan Warga Jadi Korban

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM

Bencana tanah longsor menerjang kawasan Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kamis Malam (30/7/2026). Material longsor menghantam permukiman warga hingga merobohkan dua pintu rumah kontrakan serta merusak satu kamar tidur santri di Pondok Pesantren Darusalam.

Akibat peristiwa tersebut, delapan warga menjadi korban dan seluruhnya berhasil dievakuasi oleh petugas bersama warga ke RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk mendapatkan penanganan medis.

Data warga terdampak yang diterima di lapangan mencatat sembilan nama, yakni Sami (81), Hendra S. Saragih (59), Tri Marsini (46), Andri Pratama (27), Neni (25), Misda Putri (20), M. Rizki (16), M. Arianda (11), dan Syafira (7).

Namun, saat dikonfirmasi AIRMAILNEW.COM, Camat Siantar Martoba, Rilan Pohan, menjelaskan bahwa dari sembilan nama yang terdata, korban yang mengalami dampak langsung akibat longsor berjumlah delapan orang.

“Dari sembilan nama yang terdampak, delapan orang menjadi korban. Saat ini dua korban, yakni seorang nenek dan cucunya, masih menjalani perawatan di RSUD Djasamen Saragih. Korban lainnya telah mendapatkan penanganan,” ujar Rilan melalui sambungan telepon seluler, Jumat malam.

Selain merobohkan rumah kontrakan, material longsor juga menghantam satu kamar tidur santri di Pondok Pesantren Darusalam. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dari kalangan santri dalam kejadian tersebut.

Petugas gabungan bersama masyarakat bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap para korban sekaligus mengamankan lokasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan apabila hujan kembali mengguyur kawasan tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dijadwalkan mendirikan tenda darurat pada Sabtu (1/8/2026) pagi sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terdampak.

Hingga Jumat malam, penyebab pasti longsor masih dalam proses pendataan. Kerugian material akibat bencana tersebut juga masih dihitung oleh petugas.

AIRMAILNEW.COM akan terus memantau perkembangan penanganan bencana ini dan menyajikan informasi terbaru dari lokasi kejadian.