PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM
Anggota DPRD Kota Pematangsiantar dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Franz Theodore Sihaloho Amd, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses di Kelurahan Mekar Nauli, Kecamatan Siantar Marihat, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka, mulai dari lampu penerangan jalan, pendataan Program Keluarga Harapan (PKH), masalah sampah, keamanan lingkungan, hingga kondisi drainase.
Reses yang dipandu Frans Sibarani sebagai moderator itu turut dihadiri Camat Siantar Marihat Pedi Arianto Sitopu, Lurah Mekar Nauli Herry Y Ginting, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.
Camat Siantar Marihat Pedi Arianto Sitopu mengatakan kegiatan reses menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.
“Silakan sampaikan aspirasi kepada anggota dewan kita. Jangan ragu, kami juga terbuka terhadap kritik demi perbaikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Franz Theodore Sihaloho menjelaskan bahwa reses merupakan sarana bagi anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya akan diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD.
Ia mengaku kunjungan reses ke Kelurahan Mekar Nauli merupakan yang pertama sejak dirinya menjabat sebagai anggota DPRD.
“Saya berharap ini bukan yang terakhir. Ke depan komunikasi dengan masyarakat harus terus terjalin agar setiap persoalan dapat kita perjuangkan bersama,” katanya.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah keluhan, salah satunya terkait lampu penerangan jalan yang sering padam sehingga membuat lingkungan menjadi gelap pada malam hari.
Menanggapi hal itu, Franz meminta masyarakat menyampaikan titik lokasi lampu jalan yang tidak berfungsi kepada timnya agar dapat dikoordinasikan dengan instansi terkait.
“Silakan laporkan titik lampu jalan yang padam kepada tim saya supaya segera kita koordinasikan untuk diperbaiki,” ujarnya.
Selain itu, Franz juga menyoroti pendataan penerima PKH yang dinilai masyarakat belum sepenuhnya tepat sasaran. Menurutnya, DPRD melalui Komisi I telah mendorong evaluasi agar data penerima bantuan sosial lebih akurat.

Terkait persoalan keamanan, masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan masing-masing. Sementara masalah drainase yang rusak akan didata untuk diusulkan perbaikannya.
Di akhir kegiatan, Franz menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dibawa dan diperjuangkan dalam forum resmi DPRD.
“Aspirasi masyarakat ini akan kami perjuangkan hingga ke pembahasan di DPRD agar dapat direalisasikan,” pungkasnya.









