Model

Model
SimalungunNews

Satgas PRR Tinjau Penggunaan Dana TKD Rp412,9 Miliar di Simalungun

×

Satgas PRR Tinjau Penggunaan Dana TKD Rp412,9 Miliar di Simalungun

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menerima kunjungan kerja Tim Pelaksana Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) di Balai Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Selasa (27/10/2026).

 

Tim dipimpin Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., selaku Koordinator Satgas PRR Wilayah Sumatera Utara. Kunjungan tersebut bertujuan memantau dan mengevaluasi pemanfaatan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026.

 

Dalam pertemuan itu, Bupati menjelaskan bahwa Kabupaten Simalungun menerima tambahan alokasi TKD sebesar Rp412,937 miliar, yang menurutnya telah masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

 

Dana tersebut diarahkan untuk mendukung sejumlah kegiatan prioritas, antara lain mitigasi bencana, pemulihan ekonomi, pengendalian inflasi, pembangunan dan pemeliharaan jalan serta jembatan, hingga peningkatan fasilitas pelayanan dasar masyarakat.

 

Bupati menyebutkan, hingga Oktober 2026, realisasi penggunaan dana tambahan TKD telah mencapai 45,81 persen. Ia mengakui percepatan pelaksanaan kegiatan masih diperlukan dengan tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan ketentuan yang berlaku.

 

“Keberhasilan pemanfaatan anggaran tidak diukur dari besarnya realisasi, tetapi juga dari kualitas hasil pekerjaan dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” ujar Anton.

 

Sementara itu, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pemanfaatan dana TKD di lapangan. Ia turut menyoroti penggunaan dana untuk mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Tuan Rondahaim Saragih.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan progres pembangunan dan rehabilitasi RSUD Tuan Rondahaim Saragih serta ruas Jalan Lingkar Kota Pematang Raya. Tim Satgas PRR dijadwalkan berada di Kabupaten Simalungun hingga 29 Oktober 2026 untuk menyelesaikan kegiatan monitoring dan evaluasi.

 

(Redaksi/Airmailnew)