Model

Model
SimalungunEkonomiNasionalNewsPariwisataPendidikanPolitikReligiRubrikTeknologi

Rakerwil HIMMAH Sumut di Prapat, Ketum Dorong Penguatan Tradisi Intelektual dan Kaderisasi

×

Rakerwil HIMMAH Sumut di Prapat, Ketum Dorong Penguatan Tradisi Intelektual dan Kaderisasi

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN — AIRMAILNEW.COM Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Mess Pora-Pora Pemprovsu, Prapat, Kabupaten Simalungun, 25–27 September 2026.

Mengusung tema “Aktualisasi Gerakan Intelektual Menuju #Sinergi Sumut Madani”, Rakerwil menjadi forum konsolidasi sekaligus ruang bagi jajaran PW HIMMAH Sumut untuk mengevaluasi dan menyusun program kerja organisasi ke depan.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PW HIMMAH Sumut dan PT Bank Sumut terkait penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang terintegrasi dengan rekening Bank Sumut.Ketua PW HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai, mengatakan integrasi KTA dengan layanan perbankan merupakan bagian dari upaya modernisasi administrasi organisasi di tengah perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, kerja sama tersebut juga membuka ruang bagi Pimpinan Cabang (PC) HIMMAH di berbagai daerah untuk membangun koordinasi dengan kantor cabang Bank Sumut dalam rangka mempercepat proses penerbitan KTA.

“HIMMAH Sumut telah membuka ruang bagi PC HIMMAH se-Sumut agar membangun jalinan kerja sama dengan KCP Bank Sumut di daerahnya masing-masing dalam percepatan pelaksanaan pembuatan KTA,” ujar Imransyah.

Dalam sambutannya, Imransyah menegaskan bahwa Rakerwil tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi forum strategis untuk menyatukan langkah, menyusun program kerja, sekaligus memperkuat konsolidasi kader.

Ia mengajak seluruh peserta aktif dalam pembahasan program dengan mengedepankan musyawarah dan semangat kebersamaan. HIMMAH, kata dia, harus tetap mempertahankan tradisi intelektual, memperkuat kaderisasi, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua PW Al Washliyah Sumut Dedi Iskandar Batubara mengapresiasi langkah PW HIMMAH Sumut dalam melakukan penguatan organisasi melalui pemanfaatan teknologi dan kolaborasi dengan lembaga perbankan daerah.

Menurut Dedi, gerakan intelektual mahasiswa perlu diwujudkan dalam kerja nyata yang memberikan manfaat bagi umat dan masyarakat.

“Gerakan intelektual mahasiswa hari ini tidak boleh hanya berhenti pada tataran retorika di ruang-ruang diskusi, tetapi harus mampu bertransformasi menjadi kerja-kerja kolaboratif yang dirasakan langsung oleh umat dan masyarakat,” katanya.

Dedi juga berpesan agar kader HIMMAH tetap mempertahankan identitas intelektual, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta turut berkontribusi dalam mengawal pembangunan Sumatera Utara.

Ketua Umum PP HIMMAH RI Abdul Razak Nasution, yang sekaligus membuka Rakerwil, menekankan pentingnya forum tersebut sebagai ruang evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan langkah strategis organisasi.

Ia mendorong kader HIMMAH Sumatera Utara untuk terus menjaga tradisi intelektual dan memperkuat proses kaderisasi.

“HIMMAH harus terus menjaga tradisi intelektual, memperkuat kaderisasi, serta membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Kader harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat,” ujar Abdul Razak.

Ia berharap Rakerwil dapat menghasilkan gagasan konstruktif, program kerja, serta rekomendasi organisasi yang mampu memperkuat konsolidasi dan meningkatkan kontribusi HIMMAH Sumatera Utara bagi organisasi, umat, bangsa, dan daerah.

Dengan demikian, Rakerwil PW HIMMAH Sumut 2026 tidak hanya menjadi forum penyusunan program, tetapi juga menjadi ruang penguatan kapasitas kader dan aktualisasi peran mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang diharapkan mampu berkontribusi dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.