Model

Model
Pematangsiantar

Prajurit TNI AD Berinisial AP Bantah Tuduhan, Minta Pemberitaan Berimbang

×

Prajurit TNI AD Berinisial AP Bantah Tuduhan, Minta Pemberitaan Berimbang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (foto Ai)

PEMATANGSIANTAR — AIRMAILNEW.COM

Seorang prajurit TNI Angkatan Darat berinisial AP membantah tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan tindakan tidak pantas terhadap seorang perempuan serta dugaan peredaran narkotika jenis sabu. Ia menyatakan keberatan atas pemberitaan yang dinilainya merugikan nama baik dan meminta persoalan tersebut ditelusuri secara berimbang.

Saat ditemui pada Sabtu (10/10/2026), AP mengaku tidak pernah dimintai konfirmasi sebelum pemberitaan yang memuat tuduhan tersebut diterbitkan oleh salah satu media daring.

AP kemudian menyampaikan versinya mengenai persoalan yang menurutnya bermula dari penyewaan kamar kos miliknya di Jalan Sisingamangaraja, Pematangsiantar.

AP Paparkan Versi Kronologi

Menurut AP, pada akhir Mei 2026, seorang perempuan berinisial A menyewa kamar kos miliknya dengan biaya Rp600 ribu per bulan. Ia mengaku perempuan tersebut baru membayar Rp300 ribu sebelum meninggalkan kamar beserta kuncinya.

AP menuturkan, pada 10 Juni 2026, A kembali menghubunginya melalui telepon dan menyampaikan keinginan untuk menyewa kamar kos tersebut kembali. Saat itu, AP mengaku sedang berada di Rumah Sakit Vita Insani untuk menjaga neneknya yang dalam kondisi kritis.

Dalam komunikasi tersebut, AP mengatakan meminta agar sisa pembayaran sewa sebesar Rp300 ribu diselesaikan terlebih dahulu.

“Kira-kira satu minggu setelah pergi, dia menelepon saya karena katanya cekcok sama suami. Kami bertemu di dekat Vita Insani untuk membayar sisa Rp300 ribu uang kos,” ujar AP.

Ia mengaku komunikasi keduanya berlanjut melalui WhatsApp. Karena masih berada di rumah sakit, AP mengatakan belum dapat menyerahkan kunci kamar kos kepada A.

Menurut AP, ia kemudian menyarankan A menginap di penginapan sambil menunggu kunci diserahkan. Ia juga mengaku menanggung biaya penginapan tersebut.

“Karena saya iba, ya saya suruh check-in saja sambil menunggu kunci saya berikan. Tidak ada tujuan lain,” katanya.

AP menyebut komunikasi tersebut merupakan bagian dari persoalan sewa-menyewa kamar kos. Ia membantah tuduhan yang dikaitkan dengan dirinya dan menyatakan keberatan atas pemberitaan yang menurutnya tidak menggambarkan persoalan secara utuh.

Minta Klarifikasi dan Pertimbangkan Langkah Hukum

AP mengatakan sedang mempertimbangkan langkah hukum atas pemberitaan yang dinilainya merugikan nama baiknya.

Sebelumnya, media daring yang menjadi sorotan memuat keterangan seorang pria berinisial SP yang mengaku sebagai suami perempuan terkait. Pemberitaan tersebut juga menampilkan transkrip percakapan WhatsApp yang diklaim berkaitan dengan persoalan itu.

Namun, keterangan AP dalam wawancara ini merupakan versi dari salah satu pihak dan belum dengan sendirinya membuktikan benar atau tidaknya seluruh tuduhan yang beredar.

Dugaan tindakan tidak pantas dan dugaan peredaran narkotika merupakan persoalan berbeda yang perlu diverifikasi berdasarkan bukti serta keterangan pihak-pihak terkait. Tidak ada kesimpulan mengenai keterlibatan AP dalam tindak pidana yang dapat ditarik hanya berdasarkan tuduhan maupun bantahan tersebut.

Redaksi Kedepankan Verifikasi

Untuk menjaga akurasi dan keberimbangan, redaksi perlu mengupayakan konfirmasi kepada media yang menerbitkan pemberitaan awal, SP, serta pihak berwenang yang relevan. Khusus dugaan narkotika, informasi perlu diverifikasi melalui sumber resmi agar tidak mencampuradukkan tuduhan dengan fakta yang telah terkonfirmasi.

Hingga berita ini disusun, kronologi mengenai persoalan sewa-menyewa kamar kos dan bantahan atas tuduhan tersebut bersumber dari keterangan AP.

AIRMAILNEW.COM tetap membuka ruang bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi dan hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap informasi tambahan akan ditelaah dan diverifikasi sebelum dipublikasikan.

Redaksi mengedepankan prinsip akurasi, keberimbangan, dan asas praduga tak bersalah serta tidak menyimpulkan tuduhan terhadap pihak mana pun telah terbukti. (Ril/Tim)

AIRMAILNEW.COM — Pengantar Kebenaran