Model

KriminalSimalungun

Kerja Keras Polsek Bangun Berbuah Hasil: Tiga Pelaku Curanmor Diringkus, Motor Korban Berhasil Diamankan

×

Kerja Keras Polsek Bangun Berbuah Hasil: Tiga Pelaku Curanmor Diringkus, Motor Korban Berhasil Diamankan

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN — AIRMAILNEW.COM

Kerja cepat dan terukur kembali ditunjukkan jajaran Polsek Bangun dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan masyarakat. Dalam waktu kurang dari sepekan, Unit Reskrim Polsek Bangun berhasil meringkus tiga pelaku sekaligus mengamankan barang bukti kendaraan milik korban.

Keberhasilan ini dibenarkan Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Jumat malam (27/3/2026) sekitar pukul 20.20 WIB. Ia menegaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. Kami terus berupaya merespons setiap laporan dengan cepat dan profesional agar pelaku kejahatan dapat segera ditindak,” ujar AKP Verry Purba.

Kapolsek Bangun, AKP Hengky B. Siahaan, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban, Hotner Saragih (60), seorang guru yang kehilangan sepeda motor miliknya pada Jumat, 20 Maret 2026.

Peristiwa pencurian terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di depan sebuah penginapan karaoke di Huta VII Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Saat itu, korban memarkirkan sepeda motor Honda Supra X 125 miliknya sebelum pergi mandi terapi bersama seorang saksi.

“Korban datang sekitar pukul 06.30 WIB untuk mandi terapi, lalu memarkirkan sepeda motor di depan lokasi. Namun saat kembali, kendaraan tersebut sudah tidak ada,” jelas Kapolsek.

Korban bersama saksi sempat berupaya mencari kendaraan di sekitar lokasi dan menanyakan kepada warga, namun tidak membuahkan hasil. Merasa dirugikan dengan kerugian sekitar Rp8 juta, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bangun.
Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Bangun yang dipimpin Kanit Reskrim IPDA B. Situngkir langsung bergerak melakukan penyelidikan. Berdasarkan hasil pengumpulan informasi dan keterangan saksi, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku.

“Setelah mengetahui keberadaan pelaku, tim langsung bergerak cepat melakukan penangkapan di beberapa lokasi berbeda,” ungkap AKP Hengky.

Pelaku pertama berinisial P.S (31) ditangkap pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di wilayah Siantar Timur, Kota Pematangsiantar. Selang satu jam kemudian, pelaku kedua berinisial W.M.B.N (32) juga berhasil diamankan di lokasi berbeda di wilayah yang sama.

Pengembangan terus dilakukan hingga akhirnya pelaku ketiga berinisial M.P (31) berhasil ditangkap pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB di kawasan Lapangan Merdeka, Siantar Barat.

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 milik korban serta satu unit sepeda motor Honda Beat yang digunakan pelaku saat beraksi, lengkap dengan dokumen kendaraan.

“Seluruh pelaku saat ini telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana juga sudah kami amankan,” tegas Kapolsek.

Para pelaku akan dijerat dengan pasal pencurian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pihak kepolisian memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keberhasilan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat, mengingat kasus curanmor masih menjadi salah satu kejahatan yang meresahkan. Polsek Bangun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk menggunakan kunci pengaman tambahan saat memarkirkan kendaraan.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” tutup AKP Hengky.

Melalui keberhasilan ini, Polres Simalungun kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak kriminalitas serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat melalui kerja keras dan profesionalisme jajaran di lapangan.