Model

Simalungun

Kejar Target 138 Titik, Pemkab Simalungun Gandeng TNI Percepat Pembangunan KDKMP

×

Kejar Target 138 Titik, Pemkab Simalungun Gandeng TNI Percepat Pembangunan KDKMP

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun tancap gas mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan menggandeng TNI. Langkah ini diambil untuk mengejar target 138 titik pembangunan pada April 2026, di tengah berbagai kendala klasik seperti status lahan dan penataan aset.

Rapat koordinasi (rakor) dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Mixnon Andreas Simamora bersama Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana di ruang Puskodal Koramil 08/Bangun, Selasa (14/4/2026).

Sekda menegaskan, percepatan pembangunan harus dilakukan tanpa mengorbankan produktivitas masyarakat. Fokus utama saat ini adalah memanfaatkan aset yang belum digunakan, khususnya lahan yang memiliki akses strategis.

“Lahan yang tidak produktif harus kita dorong untuk dimanfaatkan, tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” tegasnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa percepatan pembangunan tidak boleh mengabaikan aturan hukum. Pemerintah daerah, kata dia, harus mampu mencari solusi agar investasi tetap berjalan tanpa melanggar regulasi.

Di sisi lain, Dandim 0207/Simalungun mengungkapkan bahwa dari total target 138 titik, baru 112 lokasi yang masuk dalam program, sementara 26 titik lainnya masih dalam tahap verifikasi.

“Pekerjaan kita masih cukup besar. Banyak titik yang harus dipastikan status lahannya sebelum pembangunan dimulai,” ujarnya.

Sejumlah kendala di lapangan pun terungkap, mulai dari status lahan yang belum jelas hingga keberadaan bangunan aktif di lokasi yang direncanakan. Untuk mempercepat proses, tim terpadu telah dibentuk guna menangani verifikasi dan persoalan teknis secara langsung.

Menariknya, TNI juga membuka ruang fleksibilitas dalam standar luas lahan demi mempercepat realisasi program.

“Yang penting solusinya. Selama tidak mengganggu fungsi utama, luas lahan bisa disesuaikan,” tegas Dandim.

Pemkab Simalungun menargetkan kekurangan 26 titik dapat terpenuhi dalam waktu dekat, seiring diperkuatnya koordinasi lintas OPD dan percepatan administrasi.

Kolaborasi Pemkab dan TNI ini diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan KDKMP sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.