Model

Model
PematangsiantarNews

Banjir Terus Berulang, Warga Suka Maju Menanti Aksi Nyata Pemerintah

×

Banjir Terus Berulang, Warga Suka Maju Menanti Aksi Nyata Pemerintah

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM

Banjir yang berulang setiap kali hujan mengguyur Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar, dikeluhkan warga. Meski persoalan tersebut telah disampaikan kepada pihak kecamatan dan rencana peninjauan sempat dijanjikan, warga mengaku belum melihat tindak lanjut di lapangan.

 

Akibatnya, setiap hujan turun, air kembali masuk ke rumah warga. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena penyebab banjir, yang diduga berkaitan dengan saluran drainase yang tidak berfungsi optimal, belum diketahui secara pasti melalui pemeriksaan langsung, Senin (19/10/2026).

 

Bangun Pasaribu mengatakan, banjir yang terus berulang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah. Selain curah hujan, kondisi sebagian parit yang disebut telah tertutup diduga turut menghambat aliran air.

 

Menurutnya, peninjauan langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi saluran drainase sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat.

 

Sebelumnya, saat dikonfirmasi pada Jumat (2/10/2026), Camat Siantar Marihat menyampaikan akan meneruskan informasi tersebut kepada sekretaris kecamatan (sekcam) agar lokasi dapat ditinjau.

 

“Ok pak.. Trims informasinya.. Nanti biar kita teruskan ke sekcam biar dapat di tinjau pak,” demikian jawaban camat saat itu.

 

Namun, hingga beberapa minggu setelah komunikasi tersebut, warga mengaku belum melihat petugas datang meninjau lokasi. Saat kembali dikonfirmasi, camat meminta warga bersabar. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai jadwal peninjauan maupun langkah konkret penanganan banjir tersebut.

 

Kondisi ini memunculkan harapan agar Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Kecamatan Siantar Marihat segera menindaklanjuti keluhan masyarakat. Terlebih, persoalan tersebut berdampak langsung terhadap kenyamanan dan aktivitas warga.

 

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Wesly Silalahi dan Wakil Wali Kota Herlina, jargon “CS Keras” (Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras) diharapkan sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam merespons persoalan lingkungan di tengah masyarakat.

 

Bagi warga Suka Maju, penanganan banjir tidak cukup hanya melalui penerimaan laporan atau penyampaian rencana peninjauan. Diperlukan langkah nyata untuk memastikan kondisi drainase diperiksa dan solusi yang sesuai dapat ditentukan.

 

Warga pun berharap pemerintah segera memberikan kepastian jadwal peninjauan serta berkoordinasi dengan instansi terkait. Jika ditemukan saluran air yang tertutup atau tersumbat, kondisi tersebut diharapkan segera ditangani sesuai kewenangan dan hasil pemeriksaan di lapangan.

 

Masyarakat berharap persoalan banjir di Suka Maju tidak terus berulang setiap kali hujan turun. Mereka membutuhkan respons dan tindakan nyata agar rumah serta aktivitas sehari-hari tidak terus terdampak. (Red/Tim)