Model

PeristiwaPematangsiantar

Api Mengamuk Pagi Hari di Siantar Timur, Tiga Rumah dan Bengkel Hangus 80 Persen

×

Api Mengamuk Pagi Hari di Siantar Timur, Tiga Rumah dan Bengkel Hangus 80 Persen

Sebarkan artikel ini

Pematangsiantar – Airmailnew.com

Kebakaran hebat menggegerkan warga di Jalan Pendeta Justin Sihombing, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, Jumat (27/3/2026) pagi. Api yang muncul saat aktivitas warga mulai berlangsung itu dengan cepat membesar dan melahap sedikitnya tiga unit rumah serta satu bengkel tambal ban.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 06.45 WIB. Dalam waktu singkat, kobaran api merambat ke bangunan di sekitarnya yang mayoritas berada dalam jarak berdekatan, menyebabkan kerusakan hingga sekitar 80 persen di masing-masing rumah.

Tiga rumah yang terdampak diketahui milik Benny Purba (41), Dedi Purba (65), serta Januar Sianturi (45). Selain itu, bengkel tambal ban milik Januar Sianturi juga turut hangus terbakar. Luas area terdampak diperkirakan mencapai sekitar 5 x 25 meter pada masing-masing bangunan.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pematangsiantar yang menerima laporan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Api berhasil dikendalikan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar pukul 07.01 WIB.

“Api sempat cepat membesar, namun berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih luas,” demikian keterangan petugas di lapangan.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Sejumlah pihak turut terlibat dalam penanganan kebakaran, di antaranya personel kepolisian, BPBD, PSC 119, aparatur kelurahan, serta relawan Redkar Kota Pematangsiantar.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Petugas juga masih melakukan pendataan untuk memastikan total kerugian akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.