SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus menggelar Rembuk Bersama Warga di Kantin Polsek Dolok Batu Nanggar, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Minggu (18/10/2026). Sejumlah persoalan masyarakat mengemuka, mulai dari respons layanan darurat 110, kenakalan remaja, balap liar, hingga kendala pengurusan SIM secara daring.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, kegiatan yang berlangsung pukul 14.06 hingga 15.00 WIB itu menjadi wadah komunikasi antara kepolisian dan perangkat lingkungan untuk menyerap aspirasi serta mencari solusi atas persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Dalam arahannya, Kapolres menegaskan pentingnya pendekatan humanis melalui komunikasi langsung dengan masyarakat. Menurutnya, masukan warga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat.
Dalam sesi dialog, Kepling Serbelawan Kota mengeluhkan respons layanan darurat 110 yang dinilai masih lambat. Ia juga menyoroti kesulitan sebagian warga dalam proses pendaftaran dan pemenuhan persyaratan administrasi SIM secara daring.
Menanggapi hal itu, Kapolres menjelaskan bahwa kendala layanan 110 dapat dipengaruhi faktor teknis, termasuk gangguan jaringan komunikasi. Masyarakat juga diarahkan memanfaatkan layanan Halo Kapolres sebagai alternatif menyampaikan laporan dan pengaduan.
Kapolres menegaskan, setiap keluhan akan menjadi bahan evaluasi. Apabila ditemukan dugaan kelalaian personel, akan dilakukan pemeriksaan dan tindak lanjut sesuai ketentuan.
Terkait SIM daring, ia menjelaskan bahwa aplikasi tersebut digunakan untuk mempermudah pendaftaran awal, sedangkan tahapan yang mensyaratkan kehadiran pemohon tetap dilakukan di kantor pelayanan Satlantas Batu VI. Perangkat lingkungan diminta membantu menyosialisasikan mekanisme tersebut agar masyarakat memahami prosedurnya.
Persoalan kenakalan remaja juga menjadi perhatian. Kepling Lingkungan III Serbelawan menyampaikan keresahan warga terkait perilaku menghirup lem (ngelem), balap liar, serta penggunaan knalpot brong yang melibatkan pengendara, termasuk anak di bawah umur.
Kapolres menekankan pentingnya pengawasan orang tua dan pembinaan terhadap anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Kepolisian juga mendorong edukasi melalui Program Polisi Peduli Pendidikan serta koordinasi dengan perangkat lingkungan dan pedagang untuk mencegah penyalahgunaan lem oleh anak-anak.
Sementara itu, terkait balap liar dan knalpot brong, Polsek Dolok Batu Nanggar diminta meningkatkan pengawasan, memetakan lokasi dan waktu rawan, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat lingkungan. Pelanggaran yang ditemukan akan ditangani melalui pembinaan maupun penegakan hukum secara profesional dan proporsional.
Dalam dialog tersebut, Gamot Huta I Hairu Nasution turut menanyakan aspek hukum perkawinan siri dan konsekuensi perkawinan yang tidak dicatatkan secara resmi.
Kapolres menjelaskan bahwa perkawinan yang tidak tercatat dapat menimbulkan persoalan hukum dan administrasi, terutama berkaitan dengan pembuktian status perkawinan, pemenuhan hak dan kewajiban pasangan, serta perlindungan hukum bagi perempuan dan anak. Masyarakat diimbau memahami ketentuan hukum perkawinan untuk memperoleh kepastian hukum.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga memerintahkan seluruh Bhabinkamtibmas meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan Kepling, Gamot, tokoh masyarakat, serta elemen warga lainnya. Deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas harus diperkuat dengan mengedepankan pendekatan persuasif, pembinaan, dan musyawarah.
Kinerja Bhabinkamtibmas, lanjutnya, akan dipantau dan dievaluasi secara berkala melalui analisis dan evaluasi (anev) guna memastikan efektivitas pelaksanaan tugas serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., Kabag Sumda Kompol Marnaek Ritonga, S.H., Kabag Ops Kompol Tukkar Simamora, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Tombor Marbun, S.H., Kasat Binmas AKP D. Pasaribu, Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H., serta Kasi Humas. Hadir pula para Kepling se-Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan Bhabinkamtibmas setempat.
Usai rembuk warga, Kapolres melanjutkan kegiatan dengan mengecek langsung pelayanan kepolisian di Polsek Dolok Batu Nanggar sebagai bagian dari pengawasan dan evaluasi pelayanan.
AKP Verry Purba menyampaikan bahwa kegiatan berlangsung aman dan tertib. Aspirasi yang disampaikan warga diharapkan menjadi masukan untuk meningkatkan pelayanan kepolisian sekaligus menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Simalungun tetap aman dan kondusif.










