Model

Model
EkonomiNasionalNewsPematangsiantarPendidikanPeristiwaPolitikRubrikTeknologiUncategorized

Aksi GAMPERA di DPRD Siantar Memanas, Massa Desak Kejelasan Dokumen Anggota Dewan

×

Aksi GAMPERA di DPRD Siantar Memanas, Massa Desak Kejelasan Dokumen Anggota Dewan

Sebarkan artikel ini

PEMATANGSIANTAR – AIRMAILNEW.COM

Aksi Garda Muda Peduli Masyarakat (GAMPERA) di depan Gedung DPRD Kota Pematangsiantar, Rabu (23/9/2026), sempat memanas. Massa bahkan mencoba menggoyang dan memanjat pagar setelah meminta Ketua DPRD menemui mereka.

Puluhan massa membawa spanduk dan pengeras suara menggunakan mobil pikap. Mereka menyuarakan tuntutan terkait integritas, transparansi dan akuntabilitas DPRD, khususnya dugaan persoalan keabsahan dokumen yang dikaitkan dengan salah seorang anggota DPRD berinisial CL.

Situasi memanas saat massa berupaya menerobos barikade pengamanan untuk masuk ke gedung DPRD. Petugas kepolisian kemudian mengamankan situasi agar aksi tidak berkembang menjadi kericuhan.Dalam pernyataan sikapnya, GAMPERA menyebut persoalan tersebut telah dilaporkan ke Polda Sumatera Utara pada Oktober 2024 dan disebut diteruskan ke Polres Pematangsiantar.

GAMPERA mempertanyakan perkembangan penanganan laporan tersebut serta sejauh mana Badan Kehormatan (BK) DPRD Pematangsiantar menjalankan mekanisme pemeriksaan.

“Kalau memang dokumennya benar, sampaikan bahwa benar. Kalau belum terverifikasi, lakukan verifikasi. Kalau ditemukan pelanggaran, tindak sesuai aturan,” demikian sikap GAMPERA.Mereka menegaskan tidak bermaksud menghakimi pihak tertentu. GAMPERA meminta proses verifikasi dilakukan secara menyeluruh dan hasil pemeriksaan disampaikan secara resmi serta transparan dengan tetap memperhatikan ketentuan informasi pribadi.

Terkait kemungkinan Pergantian Antarwaktu (PAW), GAMPERA menyatakan prosesnya harus mengikuti mekanisme dan ketentuan hukum yang berlaku.

Usai berorasi, perwakilan GAMPERA akhirnya diterima Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar Frengky Boy Saragih bersama Sekretaris DPRD Charles Siregar. Keduanya menerima pernyataan sikap dan tuntutan GAMPERA serta menandatangani kesepakatan di depan gedung DPRD.Dalam dokumen tersebut, GAMPERA memberikan waktu 7×24 jam kepada DPRD untuk memberikan tanggapan atau penjelasan.

GAMPERA menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut melalui jalur yang berlaku, termasuk meminta penjelasan kepada kepolisian terkait perkembangan laporan yang mereka sebut telah diteruskan ke Polres Pematangsiantar.

Konfirmasi: Redaksi masih meminta tanggapan Ketua DPRD/BK DPRD Pematangsiantar dan Polres Pematangsiantar terkait tuntutan GAMPERA serta perkembangan proses pemeriksaan yang dipersoalkan. Keterangan resmi akan dimuat sesuai perkembangan.