SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM
Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai acara pisah sambut Komandan Distrik Militer (Dandim) 0207/Simalungun yang digelar di Ballroom Sapadia Hotel, Kota Pematangsiantar, Selasa malam (9/6/2026). Momentum tersebut menjadi ajang penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pemimpin baru yang akan melanjutkan estafet pengabdian di wilayah Simalungun dan Pematangsiantar.
Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, insan pers, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Jabatan Dandim 0207/Simalungun kini resmi diemban oleh Letkol Inf. Agus Muchtadi Rangkuti yang menggantikan Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana. Pergantian kepemimpinan ini menjadi simbol kesinambungan pengabdian TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutan perpisahannya, Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan seluruh elemen masyarakat selama dirinya bertugas di wilayah Simalungun dan Pematangsiantar.
Menurutnya, berbagai program dan tugas yang dijalankan dapat terlaksana dengan baik berkat kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, hingga seluruh lapisan masyarakat.
“Kami merasakan sambutan yang sangat baik dari seluruh unsur pemerintah maupun masyarakat. Hubungan harmonis dan kerja sama yang terjalin selama ini membuat setiap tugas yang kami emban dapat berjalan dengan lancar. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugas kami,” ujar Letkol Gede Agus.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa pengabdiannya terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan.
“Saya dan keluarga memohon maaf apabila selama bertugas terdapat kekhilafan, baik dalam perkataan maupun tindakan. Semoga silaturahmi yang telah terjalin dapat terus terjaga,” ungkapnya.
Sementara itu, Dandim 0207/Simalungun yang baru, Letkol Inf. Agus Muchtadi Rangkuti, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis pendahulunya. Ia mengaku terkesan dengan soliditas dan kebersamaan yang terbangun di wilayah Simalungun dan Pematangsiantar.
“Kami mohon dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak dalam menjalankan tugas sebagai Dandim 0207/Simalungun. Apa yang telah dibangun dengan baik oleh pejabat sebelumnya akan kami lanjutkan dan tingkatkan demi kepentingan masyarakat serta kemajuan daerah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih memberikan apresiasi tinggi kepada Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama bertugas.
Bupati menegaskan bahwa sinergi antara Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Kodim 0207/Simalungun selama ini telah menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas keamanan, mempercepat pembangunan daerah, serta mendukung berbagai program kemasyarakatan, termasuk kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. Banyak program pembangunan yang berhasil kita laksanakan bersama demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Kepada Dandim yang baru, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk terus memperkuat kolaborasi bersama TNI dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendorong percepatan pembangunan daerah.
“Selamat datang kepada Bapak Letkol Inf. Agus Muchtadi Rangkuti di Kabupaten Simalungun. Pemerintah Kabupaten Simalungun membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan TNI. Semoga sinergi yang telah terbangun selama ini dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan Kabupaten Simalungun yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” tegasnya.
Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama dan penyambutan kepada pejabat baru. Suasana ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban menjadi simbol eratnya hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta membangun daerah yang lebih baik.









