SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan deteksi dini Tuberkulosis (TB). Salah satunya melalui skrining TB terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pangulu Jawa Maraja tersebut mendapat antusiasme masyarakat. Tim Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Jawa Maraja melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus memberikan edukasi mengenai gejala, penularan dan pencegahan TB.
Selain pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan asam urat, warga yang masuk kategori terduga TB juga menjalani pengambilan sampel dahak untuk diperiksa melalui Tes Cepat Molekuler (TCM).
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Simalungun sekaligus Ketua Tim Skrining TB Terintegrasi CKG, Rosman Saragih, SKM, MKM, mengatakan deteksi dini penting dilakukan untuk mencegah penularan dan menekan risiko kesakitan maupun kematian akibat TB.
“TB dapat disembuhkan dengan pengobatan yang teratur dan disiplin. Jangan ragu untuk memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TB,” ujar Rosman.
Ia menyebut sejumlah gejala yang perlu diwaspadai, antara lain batuk selama dua minggu atau lebih, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, nafsu makan menurun, berkeringat pada malam hari serta tubuh terasa lemas.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 90 warga mengikuti skrining TB. Dari jumlah itu, 37 orang masuk kategori terduga TB dan selanjutnya menjalani pemeriksaan sampel dahak melalui TCM.
Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun juga telah menyiapkan tim untuk melaksanakan skrining di 228 titik lokasi di seluruh wilayah Kabupaten Simalungun, mulai dari lingkungan permukiman hingga lembaga pemasyarakatan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan dan penanganan TB sejak awal.










