Model

Simalungun

Bosar Maligas Kembali Raih Juara Umum MTQ ke-52 Kabupaten Simalungun Empat Kali Berturut-turut

×

Bosar Maligas Kembali Raih Juara Umum MTQ ke-52 Kabupaten Simalungun Empat Kali Berturut-turut

Sebarkan artikel ini

SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM

Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Kabupaten Simalungun Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, sejak 18 hingga 20 Mei 2026, di Lapangan Bola Kaki PTPN IV Regional I Kebun Bangun, Kecamatan Gunung Malela, resmi ditutup.

Penutupan kegiatan berlangsung khidmat dan ditandai dengan penurunan bendera Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) serta bunyi sirene panjang oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars MTQ yang diikuti seluruh undangan, peserta, dan masyarakat yang hadir.

Suasana semakin syahdu saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dibawakan oleh Ifran Ariandi, qori berprestasi yang pernah meraih juara III tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2025. Sementara doa penutupan dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Simalungun, H. Ki Dardjat Purba.

Sebelum prosesi inti penutupan dimulai, panggung MTQ turut dimeriahkan dengan penampilan seni budaya multi etnis serta lantunan lagu religi dari kelompok qasidah binaan LAQSI.

Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, Sugiarto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan MTQ ke-52 tersebut. Menurutnya, MTQ bukan hanya ajang perlombaan, namun juga menjadi sarana syiar Islam dan pembentukan karakter generasi muda.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan, agar nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sugiarto.

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang tetap memadati lokasi acara meski sempat diguyur hujan. DPRD, lanjutnya, siap mendukung berbagai kegiatan keagamaan demi mewujudkan Kabupaten Simalungun yang aman, maju, dan tenteram.

Sementara itu, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyampaikan rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah berjuang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pelaksanaan MTQ.

Menurut Bupati, prestasi yang diraih para peserta merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, dan proses pembelajaran yang panjang.

“Saya sangat bangga melihat putra-putri daerah kita berprestasi, bahkan ada yang sudah menembus tingkat provinsi. Semoga ke depan Kabupaten Simalungun mampu meraih juara pertama di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Bupati.

Dalam arahannya, Bupati juga menyoroti pentingnya MTQ sebagai benteng moral di tengah tantangan zaman, seperti bahaya narkoba dan dampak negatif perkembangan teknologi terhadap generasi muda.

“Melalui MTQ ini, kita berharap para peserta mampu menjadi teladan dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” katanya.

Momen yang paling ditunggu pada malam penutupan adalah pengumuman hadiah utama berupa ibadah umroh yang sebelumnya telah dijanjikan Bupati kepada para pemenang terbaik.

Tiga peserta yang menerima hadiah umroh tersebut yakni Danish Arkana Sandhi, utusan Kecamatan Bandar Masilam sebagai juara cabang Tahfidz 10 Juz, Satria Amal Samosir dari Kecamatan Bosar Maligas sebagai juara cabang Mujawwad Dewasa Putra, serta Rafika Nurrahmah dari Kecamatan Hatonduhan sebagai juara cabang Mujawwad Remaja Putri.

Puncak acara dilanjutkan dengan pembacaan keputusan dewan hakim oleh Ketua Dewan Hakim, H. Muhammad Nurdin Panjaitan.

Berdasarkan hasil penilaian, Kecamatan Bosar Maligas kembali berhasil meraih gelar Juara Umum MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun. Prestasi tersebut menjadi yang keempat kalinya diraih secara berturut-turut.

Selain itu, dewan hakim juga mengumumkan 11 kecamatan dengan perolehan nilai terbaik, yakni Kecamatan Bosar Maligas, Siantar, Panei, Bandar dan Jawa Maraja Bah Jambi, Hatonduhan, Tanah Jawa, Sidamanik dan Gunung Maligas, Tapian Dolok, Huta Bayu Raja, Dolok Batu Nanggar, serta Gunung Malela.

Dengan berakhirnya MTQ ke-52 ini, diharapkan semangat membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat hingga ke seluruh nagori dan kecamatan di Kabupaten Simalungun.

MTQ juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda Simalungun yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman dan berakhlak mulia.