SIMALUNGUN — AIRMAILNEW.COM
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Golkar, Dasa Marolop Sinaga, SE, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Huta Bayu Raja, Kecamatan Huta Bayu Raja, Kabupaten Simalungun, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan, perwakilan TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat yang antusias menyampaikan aspirasi.
Tokoh masyarakat, Benfri Sinaga, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD Sumut di wilayah mereka. Ia berharap berbagai aspirasi yang disampaikan warga dapat direalisasikan.
“Kami berterima kasih atas pelaksanaan reses ini. Harapan kami, apa yang menjadi aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti dan membawa pembangunan bagi desa kami,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Huta Bayu Raja, Ferry Prisdonni Sinaga, SH, MH, menjelaskan bahwa kegiatan reses ini juga dirangkai dengan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemajuan Kebudayaan di Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2026.
“Kami berharap masyarakat dapat memahami dan memberikan tanggapan terkait pembahasan ini. Selain itu, kami juga menyampaikan kebutuhan di sektor pertanian, mengingat wilayah ini memiliki sekitar 3.000 hektare lahan persawahan,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah, khususnya terkait bantuan pertanian serta perbaikan infrastruktur jalan yang digunakan pelajar dan masyarakat sehari-hari.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari kelangkaan pupuk, pola tanam yang belum optimal, hingga kerusakan jalan usaha tani.
Seorang warga bermarga Manurung mengungkapkan bahwa petani kerap kesulitan mendapatkan pupuk di kios resmi, sehingga menghambat proses tanam.
“Kami juga berharap perbaikan jalan usaha tani dan ketersediaan alat pertanian seperti rotari bisa diperhatikan,” ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Hernando Sinaga, yang menyoroti kondisi jalan penghubung Huta Bayu Raja menuju Maligas yang rusak parah.
“Jalan ini sangat vital karena menjadi akses utama bagi aktivitas warga dan distribusi hasil pertanian,” katanya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dasa Marolop Sinaga menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan masyarakat.
“Apa yang disampaikan masyarakat akan kami bawa dan perjuangkan di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Kami ingin kehadiran kami benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya Ranperda Pemajuan Kebudayaan sebagai upaya menjaga nilai-nilai adat di tengah perkembangan zaman, termasuk pengaruh media sosial.
Terkait persoalan pupuk, irigasi, dan infrastruktur jalan, Dasa menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah provinsi maupun kabupaten.
“Kami akan mencari solusi terbaik, termasuk untuk perbaikan jalan dan kebutuhan petani. Semua akan kami upayakan agar dapat direalisasikan secara bertahap,” pungkasnya.
Kegiatan reses berlangsung lancar dan penuh dialog interaktif antara masyarakat dan wakil rakyat, sebagai upaya menyerap aspirasi demi pembangunan daerah yang lebih baik.(***)









