SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM
Di usia yang masih sangat belia, seorang bocah perempuan berusia 5 tahun di Kabupaten Simalungun harus berjuang melawan penyakit kanker darah (leukemia) yang dideritanya sejak beberapa bulan terakhir.
Putri dari pasangan keluarga sederhana di wilayah Kecamatan Pematang Bandar ini kini hanya bisa terbaring lemah. Kondisinya terus menurun, dengan pembengkakan di bagian perut yang membuatnya kerap mengalami sesak napas dan tidak lagi dapat beraktivitas seperti anak-anak seusianya.
Orang tua bocah tersebut, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan, telah berupaya semaksimal mungkin untuk kesembuhan anaknya. Ia telah beberapa kali dibawa berobat, mulai dari fasilitas kesehatan setempat hingga dirujuk ke rumah sakit di Medan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Sudah kami usahakan berobat ke rumah sakit, tapi kondisinya belum banyak berubah. Kami hanya bisa berharap dan berdoa agar anak kami bisa sembuh,” ujar sang ibu dengan haru.
Selain pengobatan medis, keluarga juga mencoba berbagai upaya lain demi kesembuhan sang anak. Namun keterbatasan ekonomi menjadi kendala besar dalam menjalani proses pengobatan yang membutuhkan biaya tidak sedikit.
Kondisi ini pun mengetuk kepedulian warga sekitar. Sejumlah teman sebaya kerap datang ke rumah untuk sekadar bermain dan menemani, berharap dapat menghibur dan memberi semangat.
“Kami datang supaya dia tidak sedih dan bisa cepat sembuh,” ujar salah seorang temannya.
Pemerintah setempat melalui pihak kelurahan mengaku telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk membantu penanganan medis dan kebutuhan keluarga. Namun, dukungan dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan.
Kini, keluarga hanya bisa berharap adanya uluran tangan dari para dermawan untuk membantu meringankan beban biaya pengobatan, agar sang anak memiliki kesempatan untuk sembuh dan kembali menjalani masa kecilnya seperti anak-anak lainnya.
Bagi masyarakat yang tergerak untuk membantu, diharapkan dapat menyalurkan bantuan melalui jalur yang aman dan terverifikasi, atau berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
(f/ist)









