SIMALUNGUN – AIRMAILNEW.COM
Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, diproyeksikan menjadi nagori percontohan program “Aku Hatinya” PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman) tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Upaya tersebut ditandai dengan kegiatan pembinaan yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Simalungun di Balei Pertemuan Nagori Bandar Siantar, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini dipimpin Staf Ahli PKK Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora yang mewakili Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Hj. Darmawati Anton Ahmad Saragih. Turut hadir jajaran pengurus TP PKK, Camat Gunung Malela Roy Gozali Sidabalok, Pangulu Nagori Bandar Siantar Taib Saragih, serta perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Yulince menegaskan program “Aku Hatinya” PKK menjadi indikator penting dalam penilaian nagori percontohan. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada estetika lingkungan, tetapi juga mencerminkan kepedulian keluarga terhadap ketahanan pangan dan pola hidup bersih serta sehat.
“Pemanfaatan halaman rumah melalui penanaman tanaman pangan, tanaman obat keluarga, dan tanaman hias harus dilakukan secara berkelanjutan. Ini menjadi langkah menuju keluarga yang mandiri, sehat, dan sejahtera,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tampilan fisik, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat serta keberlanjutan manfaat yang dirasakan warga.
Sementara itu, Ketua Kelompok I TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Lurinim Purba menekankan pentingnya peran kader PKK sebagai penggerak utama di lapangan. Ia mengingatkan agar program tersebut tidak hanya dijalankan saat penilaian, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat.
“Pembinaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah serius untuk mewujudkan nagori percontohan yang sesungguhnya,” katanya.
Sejumlah OPD seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perumahan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Sosial menyatakan dukungan penuh terhadap persiapan Nagori Bandar Siantar menuju penilaian tingkat provinsi.
Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah menyerahkan bantuan sarana dan prasarana, antara lain 3.000 bibit ikan lele, pakan ikan, bibit sayuran, alat penyiram tanaman, cangkul, bibit pohon mangga, serta pupuk organik.
Kegiatan ditutup dengan pembinaan teknis yang dibagi ke dalam kelompok kerja (pokja), guna memastikan seluruh kader PKK memahami peran dan tanggung jawab dalam mewujudkan Nagori Bandar Siantar sebagai percontohan yang unggul di tingkat provinsi.









